PDF Print E-mail
Article Index
Mengenal Obesitas
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
All Pages

Mengenal Obesitas

Obesitas bukan sekedar masalah Kesehatan - Melainkan masalah Kesadaran


Dulu kegemukan identik dengan kemakmuran, akan tetapi sekarang kegemukan merupakan suatu kelainan atau penyakit.

Obesitas saat ini disebut sebagai the New World Syndrome, angka kejadiannya terus meningkat dimana-mana.

Di seluruh dunia, kini dilaporkan ada lebih dari satu miliar orang dewasa dengan berat badan lebih (gemuk), dan paling sedikit ada 300 juta orang yang masuk kategori obesitas (BMI di atas 30). Di Amerika Serikat dan negara-negara maju di Eropa Barat misalnya, hampir dua per tiga penduduk mengidap kegemukan; sedangkan di Indonesia, dapat dikatakan lebih dari seperempat penduduk memiliki berat badan berlebihan.

Efek jangka panjang daripada seseorang yang memiliki berat badan yang ideal atau sehat adalah risiko timbulnya beberapa penyakit menjadi lebih kecil.
Banyak penyakit dapat dikaitkan dengan obesitas, misalnya kencing manis, tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, stroke, bahkan beberapa penyakit kanker.

Mengapa Bisa Terjadi Obesitas ?

Biasanya obesitas timbul karena jumlah kalori yang masuk melalui makanan lebih banyak daripada kalori yang dibakar, ke-adaan ini bila berlangsung bertahun-tahun akan mengakibatkan penumpukan jaringan lemak yang berlebihan dalam tubuh, sehingga terjadilah obesitas.
Misalnya satu batang coklat sehari yang dikonsumsi, ini setara dengan kelebihan 100 kalori per hari, bila berlangsung terus menerus, akan berakibat penambahan 5 kg berat badan dalam 12 bulan, atau lebih dari 50 kg dalam 10 tahun.
Disamping itu, keadaan lingkungan seseorang dan faktor keturunan juga berpengaruh akan timbulnya obesitas.
Selain obat-obatan tertentu, beberapa hormon tertentu yang mempengaruhi nafsu makan seseorang dapat pula menimbulkkan obesitas.

Kalori per hari, bila berlangsung terus menerus, akan berakibat penambahan 5 kg berat badan dalam 12 bulan, atau lebih dari 50 kg dalam 10 tahun.
Disamping itu, keadaan lingkungan seseorang dan faktor keturunan juga berpengaruh akan timbulnya obesitas.
Selain obat-obatan tertentu, beberapa hormon tertentu yang mempe-ngaruhi nafsu makan seseorang dapat pula menimbulkkan obesitas.

Macam Obesitas

Secara umum obesitas dapat dibagi atas dua kelompok besar:

1. Obesitas Tipe Android atau Tipe Sentral
Badan berbentuk gendut seperti gentong, perut membuncit ke depan, banyak didapatkan pada kaum pria. Tipe ini cenderung akan timbul penyakit jantung koroner, diabetes, dan stroke.

banyak didapatkan pada kaum pria.
Tipe ini cenderung akan timbul penyakit jantung koroner, diabetes, dan stroke.

2. Obesitas Tipe Ginoid
Banyak pada kaum wanita terutama yang telah masuk masa menopause, panggul dan pantatnya besar, dari jauh tampak seperti buah pir.